Wali Kota Mojokerto Minta Satpol PP Tingkatkan Kedisiplinan dan Profesionalitas

Nasional10 Views

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menekankan pentingnya penguatan kualitas aparatur penegak perda melalui peningkatan kedisiplinan dan profesionalisme kerja. Menurut beliau, pemahaman mendalam mengenai tupoksi menjadi fondasi krusial bagi setiap personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dalam menjalankan perannya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam konteks peran strategis Satpol PP sebagai garda terdepan pemerintah daerah. Keberadaan mereka sangat vital dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat luas di wilayah Kota Mojokerto.

Pesan ini disampaikan secara langsung saat pembukaan agenda Pengembangan Kompetensi Teknis Latihan Perorangan Dasar. Acara tersebut diselenggarakan di Pendopo Griya Paramitra, yang terletak di kawasan Kompleks Cikaran Korem 082/CPYJ, pada Sabtu (18/7).

Kegiatan peningkatan kapasitas ini merupakan bentuk sinergi strategis antara Pemerintah Kota Mojokerto dengan pihak Korem 082/CPYJ. Program pelatihan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari penuh dan berakhir pada 19 Juli 2026.

Sosok yang akrab disapa Ning Ita tersebut menjelaskan bahwa fokus utama pelatihan tidak hanya terbatas pada aspek kemampuan teknis semata. Lebih jauh, anggota Satpol PP diharapkan mampu mengintegrasikan tugas keseharian mereka dengan visi pembangunan daerah secara menyeluruh.

Seluruh jajaran pemerintah, termasuk Satpol PP, harus memahami tugas dan arah pembangunan daerah sebagai landasan dalam bekerja. Jangan hanya menjalankan perintah, tetapi pahami fungsi dan tujuan yang harus diwujudkan bersama.

Ning Ita menekankan bahwa setiap personel Satpol PP merupakan representasi langsung dari wajah Pemerintah Kota Mojokerto. Interaksi yang sering terjadi antara petugas dengan masyarakat maupun tamu daerah menuntut adanya standar perilaku yang tinggi.

Oleh karenanya, aspek integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme dalam melayani menjadi hal yang mutlak dijaga. Hal ini dilakukan demi membangun citra positif dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah daerah.

Terdapat beberapa poin penting yang menjadi fokus dalam upaya pengembangan kompetensi ini:

  • Penguatan kedisiplinan individu dalam menjalankan tugas di lapangan.
  • Pemahaman mendalam mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
  • Peningkatan kompetensi teknis agar lebih responsif dalam pelayanan publik.
  • Keselarasan antara tindakan di lapangan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.

Sebanyak 33 anggota Satpol PP terpilih menjadi peserta dalam pelatihan intensif ini. Mereka merupakan personel yang bertugas secara aktif di berbagai lokasi strategis.

Beberapa titik penempatan tugas para peserta meliputi lokasi-lokasi penting berikut ini:

  • Rumah Rakyat.
  • Area Balai Kota.
  • Rumah Dinas Wakil Wali Kota.
  • Kantor Satpol PP Kota Mojokerto.

Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh peserta dapat mengaplikasikan materi yang telah diterima untuk mendukung kelancaran operasional di pos masing-masing. Peningkatan kualitas sumber daya manusia ini diproyeksikan akan berdampak langsung pada efektivitas penegakan peraturan daerah serta kualitas interaksi dengan warga masyarakat.