Pasar Asemka Dilanda Kebakaran, Brimob Polda Metro Jaya Dikerahkan

News43 Views

GueBerita.com – Kawasan padat aktivitas niaga di Pasar Asemka, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat, dilanda musibah kebakaran pada Senin, 14 September 2026. Peristiwa ini menghanguskan sebuah gudang penyimpanan tekstil dan berdampak pada kerusakan sejumlah ruko yang berada di area sekitar lokasi kejadian.

Kawasan Pasar Asemka sendiri dikenal sebagai salah satu pusat perdagangan grosir yang sangat sibuk di Jakarta. Mengingat lokasinya yang padat dengan bangunan ruko dan gudang barang dagangan, risiko penyebaran api dalam insiden kebakaran memang tergolong tinggi, sehingga memerlukan respons cepat dari berbagai pihak terkait.

Dalam upaya mempercepat penanganan di lapangan, Tim SAR Batalyon A Pelopor Brimob Polda Metro Jaya segera diterjunkan ke lokasi kebakaran. Selain personel, satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) turut dikerahkan untuk membantu petugas pemadam kebakaran dalam menjinakkan kobaran api yang sempat membesar.

Berkat koordinasi yang sigap antara pihak kepolisian dan petugas pemadam kebakaran, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah api padam, personel Brimob tetap berada di lokasi untuk melakukan proses pendinginan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu munculnya kembali kobaran api.

“Setiap informasi dari masyarakat harus segera ditindaklanjuti. Personel di lapangan juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali,” ujar Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Henik Maryanto, Senin (14/9/2026).

Kombes Pol Henik Maryanto menekankan bahwa kesiapsiagaan personel merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam merespons berbagai situasi darurat yang membutuhkan penanganan cepat di tengah masyarakat. Kehadiran personel di lokasi tidak hanya untuk membantu pemadaman, tetapi juga untuk menjaga situasi keamanan di area terdampak.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara, kebakaran diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting listrik. Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun korban luka-luka akibat peristiwa tersebut. Kondisi di sekitar lokasi pun telah dinyatakan aman dan terkendali setelah seluruh proses pendinginan selesai dilakukan oleh petugas.

Menanggapi insiden ini, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan imbauan penting bagi masyarakat luas. Ia meminta agar warga lebih waspada terhadap instalasi listrik di bangunan masing-masing, terutama pada gedung-gedung yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan barang atau gudang.

Beberapa langkah preventif yang disarankan oleh pihak kepolisian antara lain:

  • Melakukan pengecekan rutin terhadap kabel dan peralatan listrik untuk mencegah korsleting.
  • Memastikan instalasi listrik sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  • Segera melaporkan kepada pihak berwenang atau pemadam kebakaran jika mendeteksi adanya potensi bahaya atau situasi darurat.

Kombes Budi Hermanto menegaskan bahwa kewaspadaan dini adalah kunci utama dalam mencegah kerugian yang lebih besar akibat bencana kebakaran. Masyarakat diharapkan dapat segera melapor jika menemukan kondisi yang mencurigakan agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat sebelum api merembet ke area yang lebih luas.