Muhasabah Tahun Baru Islam, Santunan Yatim-Dhuafa di Ngantru Tulungagung

News3 Views

GueBerita.com – Suasana khidmat menyelimuti Masjid Darunnajah, Desa Pulerejo, pada Jumat malam, 19 Juni 2026.

Ratusan jamaah yang berasal dari berbagai penjuru Kecamatan Ngantru berkumpul untuk mengikuti sebuah pengajian akbar yang diselenggarakan.

Kegiatan ini secara khusus digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam, tepatnya 1 Muharam 1448 Hijriah, sekaligus menjadi ajang penting untuk berbagi dengan sesama.

Momentum pergantian tahun dalam kalender Hijriah ini dimaknai lebih dari sekadar seremoni belaka. Kegiatan ini menjadi ruang yang berharga untuk introspeksi diri sekaligus memperkuat kepedulian sosial di kalangan masyarakat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, SM., MM., turut hadir dalam acara pengajian akbar tersebut. Kehadirannya menandai pentingnya peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah, yang juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dan dhuafa.

Acara yang berlangsung dengan penuh kekhidmatan ini diisi dengan tausiyah agama yang sangat berharga. Tausiyah disampaikan langsung oleh Kyai Anang Muhsin, yang memberikan pencerahan kepada para jamaah yang hadir.

Peringatan 1 Muharam 1448 H sendiri secara resmi jatuh pada hari Selasa, 16 Juni 2026. Tanggal ini menjadi momentum yang sangat penting bagi seluruh umat Islam untuk melakukan introspeksi mendalam terhadap diri sendiri serta berupaya memperbaiki kualitas ibadah mereka di tahun yang baru ini.

Plt Bupati Ahmad Baharudin menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi kepada seluruh panitia penyelenggara yang telah bekerja keras. Beliau juga memberikan penghargaan kepada seluruh jamaah yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam acara tersebut.

Beliau dengan penuh semangat mengajak seluruh masyarakat Tulungagung untuk memanfaatkan momentum Tahun Baru Islam ini. Ajakan tersebut adalah untuk menjadikannya sebagai sarana muhasabah atau introspeksi diri yang mendalam, sekaligus sebagai pendorong semangat untuk meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Peringatan 1 Muharam ini adalah momen yang sangat tepat bagi kita semua untuk berhenti sejenak, merenung, dan melakukan evaluasi diri secara jujur. Mari kita jadikan tahun baru Islam ini sebagai sebuah awal yang baru untuk bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan yang terpenting, lebih peduli kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan, yaitu anak yatim dan dhuafa,” ujar Plt Bupati dengan tegas.

Peringatan 1 Muharam 1448 H yang diselenggarakan di Masjid Darunnajah ini menjadi sebuah pengingat yang kuat. Pengingat ini menegaskan bahwa tahun baru dalam kalender Islam bukanlah sekadar pergantian angka dalam penanggalan semata.