GueBerita.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan sosial kemanusiaan kepada keluarga almarhum Hatta Dg Manessa (71). Almarhum merupakan warga Desa Abbanuange, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, yang ditemukan meninggal dunia setelah diduga terseret arus sungai.
Bantuan tersebut diserahkan pada tanggal 23 Juni 2026. Penyerahan dilakukan oleh Staf Khusus Gubernur Sulawesi Selatan, Achmad Hidayat, yang mewakili pemerintah provinsi.
Bantuan yang diberikan mencakup dana santunan dan paket sembako. Bantuan ini diharapkan dapat sedikit meringankan beban keluarga yang tengah berduka.
Penerima bantuan secara langsung adalah Hasnah, istri dari almarhum Hatta Dg Manessa. Beliau menerima bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari pemerintah provinsi.
Menurut keterangan Achmad Hidayat, penyaluran bantuan sosial ini merupakan tindak lanjut dari arahan langsung Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman. Gubernur memberikan perhatian khusus terhadap musibah yang menimpa keluarga Hatta Dg Manessa.
Acara penyerahan bantuan ini juga disaksikan oleh sejumlah pejabat setempat. Turut hadir Kepala Desa Abbanuange, Buhari, serta Bhabinkamtibmas Desa Abbanuange, Sudardiono, yang menjadi saksi pelaksanaan amanah pemerintah.
Sebelumnya, Hatta Dg Manessa dilaporkan meninggalkan kediamannya pada tanggal 12 Juni 2026. Beliau berniat menuju kebun miliknya yang berlokasi di wilayah Desa Abbanuange.
Dalam perjalanan menuju kebun tersebut, korban diduga kuat terseret oleh arus sungai yang deras. Peristiwa ini menyebabkan almarhum dinyatakan hilang.
Kejadian hilangnya Hatta Dg Manessa memicu respons cepat dari berbagai pihak. Upaya pencarian intensif segera dilakukan oleh tim SAR gabungan bersama dengan masyarakat setempat yang turut prihatin.
Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih lima hari, korban akhirnya berhasil ditemukan. Sayangnya, Hatta Dg Manessa ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.
Peristiwa tragis ini sontak menjadi perhatian luas di kalangan masyarakat Desa Abbanuange dan sekitarnya. Hal ini dikarenakan almarhum dikenal sebagai sosok petani dan pekebun yang gigih. Beliau sehari-hari bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya.






