KRL Commuter Line: Kesaksian Penumpang Terkait Insiden Ibu Hirup Kamper

News46 Views

GueBerita.com – Sebuah insiden tidak lazim yang terjadi di dalam gerbong KRL Commuter Line mendadak viral di media sosial, memicu perhatian publik terkait kenyamanan dan keamanan moda transportasi massal. Seorang penumpang wanita bernama Elsa Azzahra (27) membagikan pengalamannya saat mendapati seorang ibu yang menunjukkan perilaku mencurigakan dengan menghirup kamper di dalam kereta.

Kejadian yang terekam dalam video amatir tersebut memperlihatkan suasana gerbong yang sempat mengalami ketegangan akibat ulah penumpang tersebut. Berdasarkan penuturan Elsa, peristiwa ini bermula ketika ibu tersebut naik ke dalam kereta dan berusaha mendapatkan tempat duduk dengan cara yang cukup agresif.

Elsa mengungkapkan bahwa ibu tersebut melakukan aksi menepuk-nepuk kursi dengan cukup kencang kepada dirinya dan penumpang lain agar diberikan ruang duduk. Meski merasa terganggu, para penumpang akhirnya memberikan kursi tersebut demi menghindari konflik lebih lanjut di dalam gerbong yang sedang melaju.

“Tidak lama, dia lalu ke arah bangku dan tepuk-tepuk ke saya lumayan agak kencang termasuk beberapa penumpang lain juga agar dia bisa duduk,” ujar Elsa menceritakan kronologi awal. Setelah mendapatkan tempat duduk, ibu tersebut dilaporkan mulai berbicara dengan nada yang tidak jelas atau meracau.

Situasi kemudian berkembang menjadi tidak kondusif ketika penumpang di sekitar ibu tersebut mulai merasa tidak nyaman dengan aromanya. Salah seorang penumpang di sampingnya terlihat mencoba menutup hidung untuk menghindari bau menyengat dari kamper yang dipegang ibu tersebut.

Reaksi tersebut rupanya memicu kemarahan sang ibu. Ia justru membalas tindakan penumpang lain dengan nada mengejek sambil terus menghirup kamper bulat berwarna merah muda yang dibawanya. Selain itu, ibu tersebut juga dilaporkan sempat menuduh penumpang lain diam-diam memotret dirinya, bahkan sempat memaksa orang di sekitarnya untuk menunjukkan isi galeri ponsel mereka.

Elsa menambahkan bahwa selama durasi perjalanan tersebut, tidak terlihat ada petugas keamanan yang berjaga di dalam gerbong untuk menertibkan situasi. Ketegangan baru berakhir ketika ibu tersebut akhirnya turun di Stasiun Tanjung Barat.

Menanggapi viralnya video tersebut, pihak pengelola layanan, KAI Commuter Indonesia (KCI), segera memberikan klarifikasi melalui akun resmi mereka di platform Threads. Pihak KCI menyatakan bahwa mereka telah menindaklanjuti laporan terkait perilaku penumpang tersebut.

Menurut pernyataan resmi dari KAI Commuter, pihak petugas di lapangan telah melakukan penanganan terhadap individu yang bersangkutan pada tanggal 15 Agustus 2026 di Stasiun Tambun. Meskipun insiden ini telah mendapatkan respons dari pihak operator, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para pengguna transportasi umum mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan kenyamanan bersama.

Perlu diketahui, kamper atau kapur barus mengandung zat kimia seperti naftalena atau paradiklorobenzena yang jika dihirup secara langsung dalam konsentrasi tinggi dapat membahayakan kesehatan, seperti memicu iritasi saluran pernapasan, pusing, hingga gangguan kesehatan lainnya. Tindakan menghirup benda tersebut di ruang publik tertutup seperti gerbong kereta tentu berisiko bagi kesehatan diri sendiri maupun kenyamanan penumpang lainnya.

Hingga saat ini, video yang diunggah oleh Elsa tersebut masih terus menjadi perbincangan warganet. Banyak pihak berharap agar sistem pengawasan di dalam gerbong KRL dapat lebih ditingkatkan guna mengantisipasi gangguan serupa yang dapat mengganggu ketenangan operasional transportasi publik.