GueBerita.com – Pemerintah Korea Selatan kini tengah melibatkan partisipasi aktif warganya untuk memetakan masa depan industri pariwisata domestik. Melalui langkah inovatif berskala nasional, masyarakat diajak untuk menyumbangkan ide guna menyusun daftar impian wisata yang mencakup 10.000 destinasi budaya dan geografis unggulan di seluruh negeri.
Inisiatif bertajuk “Proyek 100×100” ini resmi diumumkan oleh Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan yang bekerja sama langsung dengan Organisasi Pariwisata Korea (KTO). Program pengumpulan pendapat ini dibuka hingga tanggal 10 Juli mendatang.
Dalam periode tersebut, masyarakat dapat memberikan suara mereka pada 100 subkategori berbeda. Setiap kategori dikurasi secara khusus untuk memilih 100 lokasi terbaik guna menginventarisasi kekayaan daerah yang selama ini belum terekspos secara maksimal.
Langkah ini menandai transformasi besar dalam strategi pariwisata Korea Selatan. Jika sebelumnya fokus tertuju pada paket wisata standar atau situs bersejarah arus utama, kini arahnya bergeser ke perjalanan spesifik berbasis gaya hidup.
Sebanyak 100 tema menarik telah disusun rapi oleh para penulis, jurnalis perjalanan, dan pakar regional. Kategori yang dihadirkan sangat bervariasi, mulai dari kuliner tradisional yang menghangatkan seperti sup penghilang mabuk khas daerah setempat, hingga tren kesehatan modern seperti terapi relaksasi di alam terbuka untuk mengatasi kelelahan.
Selain menyasar wisatawan lokal, proyek besar ini juga dirancang untuk memikat hati para pelancong internasional yang jumlahnya terus melonjak. Kategori pemungutan suara mencakup poin-poin yang digemari turis global.
Hal ini termasuk rute ziarah bagi penggemar K-pop, lokasi syuting ikonik dari serial drama yang viral di platform streaming dunia, hingga pusat belanja busana vintage yang tersembunyi di gang-gang kota Seoul. Melalui kampanye ini, pihak penyelenggara berharap daftar destinasi yang terkumpul dapat menjadi panduan utama bagi wisatawan mancanegara.
Tujuannya adalah agar mereka dapat menjelajahi wilayah di luar ibu kota yang mulai padat. Dengan mempromosikan komunitas mikro, jalur hutan ramah pejalan kaki tanpa alas kaki, serta pulau-pulau terpencil yang menawan, pemerintah berkomitmen untuk mendistribusikan pendapatan dari sektor pariwisata secara lebih adil ke wilayah-wilayah pedesaan yang sedang menghadapi tantangan penurunan populasi.
Kang Jung-won, selaku Direktur Jenderal Biro Kebijakan Pariwisata di Kementerian Kebudayaan, Olahraga, dan Pariwisata Korea Selatan, menegaskan pentingnya program ini bagi masa depan pariwisata negara tersebut. Beliau memaparkan manfaat jangka panjang bagi para pelancong dari berbagai belahan dunia.
“Proyek 100×100 akan menjadi tonggak penting untuk membuat perjalanan lebih mudah dan menarik,” kata Kang Jung-won, direktur jenderal Biro Kebijakan Pariwisata di kementerian tersebut. Pernyataannya ini menggarisbawahi visi pemerintah dalam memperkaya pengalaman wisata warga negaranya dan para pengunjung internasional.






