Desakan DPR: Basarnas Diminta Lanjutkan Pencarian Jurnalis di Selat Sunda

News8 Views

GueBerita.com – Harapan keluarga dan rekan sejawat mengenai nasib rombongan jurnalis yang hilang di perairan Selat Sunda kini mendapat dukungan dari parlemen. Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI secara resmi menyatakan akan segera melakukan koordinasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) untuk mendorong kelanjutan operasi pencarian yang sebelumnya sempat dihentikan.

Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa langkah ini diambil dengan mengedepankan sisi kemanusiaan. Meski ia memahami bahwa Basarnas memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) terkait durasi waktu pencarian, ia menilai situasi saat ini menuntut adanya pengecualian demi memberikan kepastian bagi pihak keluarga.

“Kita berharap Basarnas untuk melakukan pencarian kembali, sampai bukan hanya yang pewarta, termasuk juga yang Virgo. Kita berharap semua,” ujar Cucun saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).

Dorongan ini muncul setelah adanya perkembangan signifikan di lapangan. Jenazah salah satu kru kapal yang membawa rombongan jurnalis tersebut, yakni Surakman, berhasil ditemukan di pesisir Pulau Enggano, Bengkulu Utara. Identitas korban telah dikonfirmasi secara resmi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI).

Penemuan jasad tersebut menjadi titik balik yang mendasari permintaan DPR. Cucun menilai, temuan tersebut memberikan indikasi kuat bahwa pencarian lanjutan masih memiliki urgensi yang sangat tinggi. Ia berharap agar seluruh korban, baik jurnalis maupun awak kapal lainnya, dapat segera ditemukan dan dievakuasi.

Pentingnya Kepastian bagi Keluarga

Dalam pandangan DPR, mengakhiri operasi SAR hanya berdasarkan batas waktu SOP dirasa kurang memadai dalam kondisi yang belum memberikan jawaban tuntas. Kepastian nasib anggota keluarga menjadi fokus utama dalam Desakan ini.

“Walaupun SOP-nya kan sudah berakhir, kita minta juga harapan sama dari DPR untuk melakukan pencarian kembali. Jasadnya kalaupun memang misalkan sudah ada temuan kemarin itu awak kapalnya ya tinggal nanti yang pewarta-pewartanya semoga kita bisa ditemukan,” tambah Cucun.

Sebagai tindak lanjut, pihak legislatif memastikan akan segera melakukan komunikasi intensif dengan jajaran pimpinan Basarnas. Koordinasi ini diharapkan dapat menghasilkan keputusan teknis untuk membuka kembali operasi pencarian di titik-titik yang relevan dengan arus laut dan temuan sebelumnya.

Operasi pencarian ini sebelumnya telah melalui tahapan yang panjang dan melibatkan berbagai pihak. Kehilangan kontak kapal yang membawa rombongan jurnalis ini telah menyita perhatian publik luas, mengingat profesi jurnalis yang berada dalam tugas peliputan di medan yang menantang. Dengan adanya intervensi dari DPR, diharapkan Basarnas dapat mempertimbangkan kembali langkah-langkah strategis untuk menuntaskan operasi kemanusiaan ini.

Hingga saat ini, belum ada rincian teknis mengenai kapan tepatnya operasi pencarian akan kembali dimulai atau cakupan wilayah mana yang akan menjadi prioritas baru. Namun, komitmen dari pihak legislatif memberikan sinyal bahwa dukungan sumber daya dan koordinasi antarlembaga akan terus diupayakan demi menuntaskan pencarian korban yang masih hilang.