GueBerita.com – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani beserta Ketua Tim Penggerak PKK Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani memperoleh penghargaan berkat dedikasi inovasi serta program-program unggulan dalam menyukseskan berbagai agenda prioritas nasional terkait pembangunan keluarga di momen peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 tingkat Provinsi Jawa Timur.
Acara tersebut diselenggarakan di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Rabu (29/7/2026).
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Gresik berhasil membawa pulang 5 penghargaan sekaligus, yang meliputi apresiasi atas komitmen inovasi dan program unggulan Bupati, pembentukan TPA/TAMASYA (Tempat Penitipan Anak/Taman Asuh Sayang Anak) berbasis jalur pemerintah, capaian kepesertaan KB yang melampaui 100%, penyusunan peta jalan pembangunan kependudukan, serta inovasi dan program unggulan dari Ketua TP PKK Kabupaten.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elistianto Dardak didampingi Ketua TP PKK Arumi Bachsin kepada Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani bersama Ketua TP PKK Kabupaten Gresik Nurul Haromaini Fandi Akhmad Yani.
Dalam pidatonya, Wagub Emil Dardak menekankan bahwa unit keluarga berperan sebagai fondasi paling krusial dalam pembangunan bangsa.
Menurut Wagub Emil, seluruh komponen masyarakat perlu senantiasa memperkokoh fungsi keluarga sebagai institusi pertama dalam membangun karakter generasi mendatang.
“Saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para kader serta Tim Pendamping Keluarga yang selama ini telah menjadi garda terdepan dalam mengawal masyarakat,” ungkapnya.
Mengangkat tema “Ayah Wajib Hadir”, Emil turut menggarisbawahi urgensi kehadiran ayah dalam fase tumbuh kembang buah hati, tidak hanya dari sisi fisik, melainkan juga keterikatan emosional.
“Sering kali kita berada di rumah, namun masing-masing sibuk dengan urusan pribadinya. Kehadiran Ayah harus benar-benar dirasakan oleh anak-anak,” tutupnya.
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani seusai menerima penghargaan mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan serta segenap elemen masyarakat Kabupaten Gresik.
Menurut Bupati Yani, perayaan Harganas tidak boleh hanya dianggap sebagai agenda seremonial belaka, melainkan harus diimplementasikan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.






