GBK Direvitalisasi Menjadi Destinasi Sport Tourism Kelas Dunia

Nasional7 Views

GueBerita.com – Pertumbuhan ekonomi sebuah negara tidak semata-mata diukur dari angka-angka statistik, melainkan juga dari seberapa menarik destinasi wisatanya dan seberapa terjamin ketersediaan energinya.

Kedua aspek krusial inilah yang menjadi sorotan utama Presiden Prabowo Subianto beserta Kabinet Merah Putih dalam memajukan bangsa.

Pemerintah bertekad membenahi sektor pariwisata agar mampu bersaing di kancah internasional, sembari memastikan pasokan energi tetap aman demi kelancaran roda perekonomian dan industri.

Presiden Prabowo Subianto memimpin jalannya rapat terbatas yang dihadiri oleh sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Rapat ini diselenggarakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Istana Merdeka, Jakarta.

Beberapa menteri yang turut hadir dalam rapat tersebut antara lain Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia.

Agenda utama yang dibahas dalam rapat ini mencakup dua poin krusial yang sangat vital bagi akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Poin-poin penting yang digarisbawahi meliputi rencana transformasi besar-besaran kawasan Gelora Bung Karno (GBK) menjadi sebuah ikon pariwisata baru bertaraf internasional, serta persiapan peresmian ekosistem baterai kendaraan listrik (EV) yang merupakan hasil kolaborasi strategis antara CATL dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam).

Selain itu, rapat juga membahas langkah-langkah konkret untuk menjaga stabilitas pasokan kelistrikan dan memperkuat ketahanan energi nasional.

Pemerintah berkomitmen penuh untuk melakukan penataan ulang secara komprehensif terhadap kawasan Gelora Bung Karno (GBK). Langkah ini bertujuan untuk memperkuat sektor sport tourism, meningkatkan kualitas fasilitas agar setara dengan standar kelas dunia, serta menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang signifikan di wilayah Jakarta.

Upaya peningkatan kelas GBK diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi yang nyata dan positif bagi masyarakat luas.

Transformasi GBK menjadi destinasi sport tourism kelas dunia dan kesiapan peresmian ekosistem baterai EV menjadi dua representasi wajah Indonesia di masa depan. Hal ini menunjukkan kemandirian industri hijau serta daya tarik pariwisata olahraga yang unggul di panggung global.

Dalam aspek energi, Presiden Prabowo memberikan instruksi khusus agar pelayanan penyediaan listrik kepada seluruh masyarakat dipastikan berjalan secara optimal dan bebas dari segala kendala teknis.

Pemerintah juga mengambil langkah antisipatif yang cepat guna membantu pasokan batu bara yang dibutuhkan oleh PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Pembentukan Tim Pengadaan Batu Bara gabungan menjadi salah satu strategi yang diterapkan untuk menjaga stabilitas pasokan kelistrikan secara berkelanjutan.

Langkah-langkah ini diambil guna memastikan ketahanan energi nasional tetap dalam kondisi aman, dengan cadangan energi yang diproyeksikan mampu bertahan lebih dari 20 hari.