GueBerita.com – Kodim 0817/Gresik menyelenggarakan Latihan Kesiapan Gudang Munisi dan Bahan Peledak (Gudmuhandak) untuk Tahun Anggaran 2026. Latihan ini berlangsung selama tiga hari di Makodim 0817/Gresik.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan, pengetahuan, dan keterampilan para prajurit dalam mengelola serta menangani munisi dan bahan peledak. Semua dilakukan sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan.
Pelaksanaan latihan ini melibatkan personel dari seluruh jajaran Kodim 0817/Gresik. Prosesnya dibagi secara bertahap, diawali dengan penyampaian materi teori di dalam ruangan kelas. Setelah itu, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung di lapangan.
Materi yang dibahas mencakup berbagai aspek penting. Peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai administrasi pergudangan munisi. Selain itu, dibahas pula prosedur keamanan yang ketat dalam penyimpanan. Penanganan situasi darurat dan teknik penggunaan alat pemadam api ringan (APAR) serta mobil pemadam kebakaran (Damkar) juga menjadi fokus, terutama dalam menghadapi potensi kebakaran di area gudang munisi.
Dalam sesi praktik lapangan, para peserta dihadapkan pada simulasi penanganan kebakaran. Mereka dilatih menggunakan APAR dan mobil Damkar. Langkah-langkah tanggap darurat juga dipraktikkan untuk mengantisipasi insiden yang dapat membahayakan keselamatan personel maupun material munisi.
Secara keseluruhan, kegiatan latihan ini dirancang untuk membangun kesiapsiagaan prajurit. Tujuannya agar mereka siap menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa timbul saat bertugas mengelola gudang munisi dan bahan peledak.
Pasiops Kodim 0817/Gresik, Kapten Inf Sugiono, menekankan pentingnya latihan ini. Ia menyatakan bahwa ini adalah bagian krusial dari pembinaan satuan. Latihan ini memastikan seluruh personel memahami prosedur dan standar keamanan yang harus diterapkan dalam pengelolaan munisi dan bahan peledak.
“Latihan kesiapan gudang munisi dan bahan peledak ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan personel agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta kesiapsiagaan yang baik dalam melaksanakan tugas,” ujar Kapten Inf Sugiono.
“Melalui pembekalan teori dan praktik secara langsung, diharapkan seluruh prajurit mampu bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur apabila menghadapi situasi darurat di lapangan,” imbuhnya, menunjukkan harapan akan respons yang efektif.
Lebih lanjut, Kapten Inf Sugiono menegaskan kembali bahwa keselamatan dan keamanan merupakan aspek yang paling diutamakan. Hal ini sangat fundamental dalam setiap tahapan pengelolaan munisi dan bahan peledak.
Oleh karena itu, latihan yang diadakan secara berkala ini menjadi sebuah sarana yang sangat berharga. Latihan ini tidak hanya menguji, tetapi juga secara aktif meningkatkan profesionalisme para prajurit. Peningkatan ini penting untuk mendukung keberhasilan tugas satuan Kodim 0817/Gresik secara keseluruhan.






