GueBerita.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Nganjuk secara gencar mempercepat tahapan pendataan lapangan untuk Sensus Ekonomi 2026 (SE2026).
Memasuki hari kelima pelaksanaan, petugas sensus telah bergerak secara masif. Mereka mendatangi rumah tangga, bangunan usaha, serta berbagai jenis bangunan lain di seluruh penjuru Kabupaten Nganjuk, melakukan pendataan secara langsung dari pintu ke pintu.
Dalam penyelenggaraan SE2026 kali ini, BPS mengadopsi sistem digitalisasi penuh untuk seluruh tahapan pengumpulan data.
Petugas di lapangan menggunakan metode Computer Assisted Personal Interviewing (CAPI) dengan perangkat digital. Penerapan metode ini dirancang untuk memastikan proses pendataan berjalan lebih efisien dan menghasilkan tingkat akurasi yang tinggi.
Selain melakukan wawancara tatap muka dengan pemilik atau penghuni bangunan, petugas juga memasang stiker resmi SE2026 di setiap lokasi yang telah didatangi. Stiker ini berfungsi sebagai tanda otentik bahwa bangunan tersebut telah selesai didata.
Informasi krusial seperti identitas Satuan Lingkungan Setempat (SLS), nomor bangunan, dan jumlah unit usaha yang beroperasi di dalam bangunan tersebut tercantum dalam stiker tersebut.
Kepala BPS Kabupaten Nganjuk, Wahyu Purnamahadi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memberikan dukungan penuh demi kesuksesan agenda nasional yang diselenggarakan setiap sepuluh tahun sekali ini.
Diharapkan masyarakat dapat menerima kedatangan petugas sensus dengan baik dan bersedia memberikan informasi yang sebenar-benarnya.
“Kontribusi aktif dari seluruh lapisan masyarakat sangatlah vital untuk menghasilkan data ekonomi yang akurat dan memiliki kualitas tinggi. Data ini nantinya akan menjadi landasan fundamental dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan ekonomi Indonesia di masa mendatang,” tegas Wahyu Purnamahadi dalam sebuah pernyataan resminya.
Untuk memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam mendukung program ini, BPS Kabupaten Nganjuk meluncurkan kampanye Gerakan TIR, yang meliputi tiga pilar utama:
Terima petugasnya: Masyarakat diimbau untuk menyambut kedatangan petugas sensus yang mendatangi rumah atau tempat usaha mereka dengan ramah dan penuh keterbukaan.
Informasi jujur: Penting bagi masyarakat untuk memberikan keterangan yang sejujur-jujurnya kepada petugas sensus mengenai berbagai aspek kegiatan ekonomi yang ada di rumah tangga atau bangunan usaha mereka.
Responsif: Masyarakat diharapkan untuk memberikan tanggapan yang cepat dan kooperatif ketika petugas sensus melakukan pendataan, sehingga proses sensus dapat berjalan lancar dan tepat waktu.
Gerakan TIR ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat, yang pada akhirnya akan berkontribusi pada kualitas data Sensus Ekonomi 2026.
Data yang akurat dan komprehensif dari SE2026 akan menjadi instrumen penting bagi pemerintah dalam merancang berbagai program pembangunan yang lebih tepat sasaran dan efektif.
BPS Kabupaten Nganjuk berkomitmen untuk terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya sensus ekonomi ini.
Melalui berbagai kanal komunikasi, BPS Nganjuk berupaya agar seluruh warga memahami tujuan dan manfaat dari SE2026.
Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 sangat bergantung pada kolaborasi antara BPS dan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, diharapkan data ekonomi Indonesia akan tercatat secara akurat, menjadi pijakan kuat bagi kemajuan bangsa.






