Korsleting Listrik Picu Kebakaran 9 Rumah di Asrama TNI AD Kupang

News31 Views

GueBerita.com – Musibah kebakaran melanda kawasan kompleks perumahan dinas militer di Asrama TNI AD Kuanino, Kota Kupang, pada Sabtu malam, 12 September 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan sembilan unit rumah dinas hangus terbakar dan menimbulkan kerugian materiil yang cukup besar bagi para penghuni.

Komandan Korem 161/Wira Sakti, Brigadir Jenderal TNI Hendro Cahyono, memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut. Berdasarkan hasil tinjauan awal di lokasi kejadian, dugaan sementara penyebab munculnya api dipicu oleh adanya hubungan pendek arus listrik atau Korsleting.

Kendati demikian, pihak Korem 161/Wira Sakti menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara. Pihak berwenang saat ini masih terus melakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih mendalam untuk memastikan titik awal serta penyebab pasti yang memicu kebakaran hebat di Barak Sonbay tersebut.

“Untuk penyebabnya masih dalam penyelidikan. Dugaan awal karena hubungan pendek arus listrik,” ujar Brigjen TNI Hendro Cahyono saat meninjau lokasi pada Minggu sore.

Kronologi kejadian bermula pada Sabtu malam sekitar pukul 21.30 WITA. Kobaran api yang mulai membesar dengan cepat merambat ke bangunan di sekitarnya. Penghuni asrama bersama warga di sekitar lokasi sempat melakukan upaya pemadaman mandiri sebagai langkah awal pencegahan agar api tidak menjalar lebih luas, sembari menunggu bantuan dari pihak pemadam kebakaran.

Respon cepat ditunjukkan oleh berbagai pihak tak lama setelah laporan diterima. Petugas Pemadam Kebakaran Kota Kupang tiba di lokasi pada pukul 22.02 WITA dengan mengerahkan empat unit armada pemadam. Upaya pemadaman juga diperkuat dengan bantuan dua unit kendaraan water cannon milik Polda NTT dan Polresta Kupang Kota.

Proses pemadaman berlangsung intensif selama kurang lebih dua jam. Petugas baru berhasil menjinakkan api sepenuhnya pada pukul 23.51 WITA. Setelah api padam, petugas tetap bersiaga di lokasi untuk melakukan pemantauan guna memastikan tidak ada lagi titik api yang berisiko memicu kebakaran susulan.

Terkait kondisi para korban, pihak Korem 161/Wira Sakti telah bergerak memberikan dukungan moril dan bantuan logistik. Danrem 161/Wira Sakti didampingi oleh Ketua Persit KCK Koorcab Rem 161 PD IX/Udayana, Ny. Kartika Adiningtyas Cahyono, beserta jajaran staf, secara langsung menemui para prajurit dan keluarga yang terdampak.

Bantuan yang disalurkan merupakan wujud kepedulian pimpinan terhadap prajurit yang kehilangan tempat tinggal serta barang-barang pribadi dan dokumen penting akibat musibah ini. Selain bantuan fisik, pihak Korem juga tengah melakukan pendataan menyeluruh terkait kerusakan bangunan serta kebutuhan mendesak pascakebakaran bagi para korban.

Meskipun dampak kerusakan fisik pada sembilan unit rumah dinas tersebut tergolong berat, pihak berwenang memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, fokus utama pihak terkait adalah memastikan kebutuhan dasar para penghuni asrama terpenuhi selama masa pemulihan.

Kejadian di Asrama TNI AD Kuanino ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat umum untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing, terutama untuk melakukan pemeriksaan berkala guna menghindari potensi korsleting yang sering menjadi pemicu utama kebakaran di area pemukiman padat.