Persib Vs Persija: Kapolda Jabar Kerahkan Personel Siaga Satu

News47 Views

GueBerita.com – Duel klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta selalu menjadi magnet perhatian besar bagi pecinta sepak bola tanah air. Menjelang pertemuan kedua tim yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 12 September 2026, jajaran Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) mengambil langkah pengamanan ekstra ketat.

Kondisi keamanan di wilayah Jawa Barat menjadi perhatian khusus bagi pihak kepolisian. Hal ini mengingat tingginya basis massa pendukung dari kedua kesebelasan yang tersebar di berbagai daerah di provinsi tersebut.

Kapolda Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Pipit Rismanto, secara tegas telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh jajarannya. Seluruh personel diinstruksikan untuk berstatus siaga satu guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan keamanan maupun ketertiban masyarakat.

Kesiapsiagaan ini tidak hanya difokuskan pada area stadion, melainkan juga meluas ke berbagai titik di mana masyarakat berencana mengadakan kegiatan nonton bareng (nobar). Irjen Pol Pipit Rismanto menekankan bahwa kehadiran personel kepolisian di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang ingin menikmati pertandingan tersebut.

“Kita tetap menempatkan personel, semua saya perintahkan untuk siaga satu untuk bersama-sama mengawal nobar,” ujar Kapolda Jabar, Sabtu, 12 September 2026.

Pihak kepolisian juga telah melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pemangku kepentingan terkait. Fokus utama dari langkah ini adalah memastikan situasi tetap kondusif, mengingat di wilayah Jawa Barat sendiri terdapat basis pendukung dari kedua tim yang saling berhadapan.

Dalam arahannya, Irjen Pol Pipit Rismanto mengimbau kepada seluruh suporter, baik pendukung Persib maupun Persija yang berada di Jawa Barat, untuk menjaga kedewasaan dalam bersikap. Saling menghormati dan menjaga ketertiban menjadi kunci utama agar momentum pertandingan besar ini tidak berubah menjadi gesekan yang merugikan banyak pihak.

Selain aspek keamanan suporter, Polda Jabar juga menaruh perhatian pada stabilitas aktivitas ekonomi di wilayahnya. Mengingat pertandingan berlangsung pada akhir pekan, di mana mobilitas masyarakat untuk berwisata sangat tinggi, kepolisian berkomitmen agar pertandingan sepak bola tidak mengganggu kenyamanan wisatawan maupun sektor ekonomi lokal.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait kebijakan pengamanan yang disampaikan pihak kepolisian:

  • Siaga Satu: Seluruh personel diinstruksikan dalam kondisi siap saga untuk merespons potensi gangguan keamanan di seluruh wilayah Jawa Barat.
  • Pengawalan Nobar: Polisi akan memantau kegiatan nonton bareng guna memastikan acara berjalan tertib dan aman.
  • Perlindungan Sektor Wisata: Keamanan tetap dijaga agar aktivitas UMKM, hotel, dan sektor pariwisata lainnya tidak terganggu oleh dinamika pertandingan.
  • Tindakan Tegas: Aparat tidak akan ragu untuk mengambil langkah hukum jika ditemukan adanya penyimpangan atau pelanggaran yang mengancam ketertiban umum.

Irjen Pol Pipit Rismanto menegaskan bahwa Jawa Barat sebagai daerah yang ramah wisatawan harus tetap terjaga kenyamanannya. Ia berharap masyarakat, baik warga lokal maupun pendatang yang sedang berlibur di Bandung, Garut, dan daerah lainnya, dapat beraktivitas seperti biasa tanpa merasa terintimidasi oleh euforia pertandingan.

Pihak kepolisian bersama para pemangku kepentingan berkomitmen untuk mengedepankan tindakan persuasif namun tetap tegas dalam penegakan aturan. Hal ini dilakukan demi memastikan bahwa semangat sportivitas di lapangan hijau selaras dengan kedamaian di tengah masyarakat.

Langkah preventif ini mencerminkan seriusnya aparat keamanan dalam menjaga kondusivitas wilayah, terutama dalam merespons laga-laga besar yang memiliki tensi tinggi. Dengan adanya pengamanan yang terukur, diharapkan seluruh pihak dapat menikmati jalannya pertandingan dengan aman dan nyaman tanpa harus mengabaikan aspek keselamatan bersama.