GueBerita.com ? Sepasang pendaki yang sempat dikabarkan hilang di area Gunung Piramid, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso, akhirnya berhasil ditemukan oleh Tim SAR Gabungan pada Selasa (4/8/2026). Kedua korban, yang terdiri dari seorang pendaki dan satu pemandu, ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dasar tebing yang curam.
Operasi pencarian yang dimulai sejak pukul 09.10 WIB membuahkan hasil pada pukul 12.13 WIB. Petugas memastikan lokasi korban berada di titik koordinat 07°56’28,38″ LS – 113°43’56,26″ BT, atau sekitar 170 meter ke arah tenggara dari posisi awal kejadian. Jenazah ditemukan di dasar jurang sedalam kurang lebih 60 meter dengan tingkat kemiringan medan mencapai 40 derajat.
Upaya pengangkatan jenazah dari lokasi kejadian telah dilakukan hingga sore hari, namun hingga pukul 18.00 WIB, tim di lapangan belum berhasil membawa naik kedua korban. Minimnya penerangan, medan operasi yang sangat sempit, serta tingginya risiko bagi keselamatan personel di jalur yang ekstrem menjadi alasan utama penghentian sementara proses evakuasi tersebut.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, I Made Oka Astawa, S.H., M.Si., mengungkapkan duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa para korban.
“Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Tim SAR Gabungan telah berupaya seoptimal mungkin dalam pencarian hingga akhirnya korban ditemukan. Akan tetapi, karena pertimbangan keselamatan personel di medan yang sangat berbahaya, proses evakuasi dihentikan untuk sementara dan akan diteruskan kembali pada Rabu, 5 Agustus 2026, pukul 06.00 WIB,” tutur I Made Oka Astawa.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, identitas kedua korban yang meninggal dunia adalah Maliya Finda (51), seorang pendaki asal Wonokromo, Surabaya, dan Irfan Nasrul Laili (35), yang merupakan pemandu lokal dari Desa Wonosari, Kabupaten Bondowoso.
Pelaksanaan operasi pencarian serta evakuasi ini melibatkan personel gabungan dari berbagai elemen, di antaranya Tim Rescue Pos SAR Jember, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banyuwangi, BPBD Kabupaten Bondowoso, TNI-Polri, PMI, Brimob, APGI, Wanadri, relawan SAR, komunitas pecinta alam, serta masyarakat setempat.(*)






