Dahan Pohon Sawo Kecik Patah Diterjang Angin Kencang, Sempat Ganggu Lalu Lintas di Nganjuk

News5 Views

GueBerita.com – Peristiwa tumbangnya dahan pohon sawo kecik terjadi di ruas Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Kauman, Kecamatan Nganjuk, pada Jumat (24/7/2026) pagi, akibat kombinasi hembusan angin kencang serta kondisi batang yang sudah lapuk.

Dahan tersebut memiliki diameter sekitar 40 sentimeter dan sempat menutup sebagian akses jalan raya di pusat kota, tepatnya di area sekitar Bank Jatim Kantor Cabang Nganjuk.

Berdasarkan hasil asesmen yang dilakukan petugas di lapangan, insiden ini terjadi pada pukul 07.48 WIB. Struktur kayu yang telah mengalami pelapukan alami terbukti tidak kuat menahan tekanan angin kencang yang berhembus di tengah musim kemarau saat ini.

Upaya pembersihan material dahan yang menghambat arus lalu lintas dilakukan melalui kolaborasi lintas sektoral. Tim gabungan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Nganjuk, Agisena BPBD Jawa Timur, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nganjuk, serta dukungan dari pihak Bank Jatim.

Respon cepat dilakukan setelah laporan masuk ke Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) pada pukul 08.00 WIB.

Setibanya di lokasi kejadian pada pukul 08.22 WIB, petugas segera melakukan tindakan pemotongan material kayu. Proses evakuasi dan pembersihan jalan dinyatakan tuntas sepenuhnya pada pukul 08.45 WIB, sehingga arus lalu lintas di kawasan tersebut kembali berjalan normal.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerugian material yang ditimbulkan akibat kejadian ini. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Nganjuk, Sutomo, menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman cuaca selama musim kemarau.

Ia menjelaskan bahwa fenomena angin kencang masih berpotensi terjadi dan dapat meningkatkan risiko tumbangnya pohon atau dahan yang kondisinya sudah rapuh.

Oleh karena itu, otoritas penanggulangan bencana memberikan imbauan tegas kepada warga agar tidak berteduh maupun memarkir kendaraan di bawah pohon-pohon besar saat cuaca sedang tidak menentu.

Selain imbauan tersebut, masyarakat juga diharapkan untuk berperan aktif dalam melaporkan keberadaan pohon yang dinilai rawan tumbang di lingkungan sekitar mereka.

Laporan dari warga sangat krusial agar instansi terkait dapat segera melakukan langkah pencegahan yang diperlukan guna menghindari potensi bahaya di masa mendatang. (*)